Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Anjlok Setelah Kenaikan, Kelebihan Pasokan Jadi Pemicu
Wednesday, 12 November 2025 23:18 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oil

Harga minyak anjlok paling dalam dalam sebulan karena indikator pasar utama menunjukkan pelemahan dan OPEC mengatakan pasokan minyak mentah global melampaui permintaan lebih cepat dari yang diantisipasi.

Harga minyak West Texas Intermediate turun lebih dari 3%, menghapus tiga sesi kenaikan. Rentang waktu terdekat patokan AS tersebut sempat diperdagangkan dalam apa yang disebut struktur bearish contango ” yang berarti harga minyak saat ini lebih murah daripada kontrak untuk pengiriman lebih jauh ” untuk pertama kalinya sejak Februari, sebuah tanda baru dari kelebihan pasokan yang telah lama diantisipasi.

OPEC merevisi estimasi pasar minyak global menjadi surplus pada kuartal ketiga dari defisit karena produksi AS melebihi ekspektasi dan kelompok itu sendiri mempercepat produksi. Pasokan minyak dunia melebihi permintaan sebesar 500.000 barel per hari selama periode tersebut, kata kelompok itu.

Pada hari Rabu, Badan Informasi Energi AS (EIA) dijadwalkan merilis prospek bulanannya, diikuti oleh penilaian Badan Energi Internasional (IEA) sehari kemudian.

Dana yang mengikuti tren juga menjual posisi, memperkuat tekanan jangka panjang pada minyak. "Musim whipsaw masih berlanjut, tetapi kami memperkirakan CTA akan segera menjual sekitar 25% dari ukuran maksimumnya dalam minyak mentah WTI dan 10% dalam Brent, sebagai respons terhadap sinyal tren yang melemah," kata Dan Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities. Penurunan di bawah $58,50 per barel pada kontrak acuan AS untuk bulan Desember dapat memicu penjualan lebih lanjut, tambahnya.

Minyak telah melemah tahun ini karena kekhawatiran kelebihan pasokan, dengan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya memulihkan kapasitas, dan pengebor di luar kelompok tersebut meningkatkan produksi. IEA yang berbasis di Paris memperkirakan surplus rekor tahun depan, dan bank-bank termasuk Goldman Sachs Group Inc. telah memperingatkan tentang peningkatan persediaan.

Namun, premi untuk bahan bakar olahan seperti bensin dan solar telah melonjak, sebagian karena serangkaian penghentian operasional kilang, kata para pedagang, termasuk serangan terhadap pabrik-pabrik Rusia.

WTI untuk pengiriman Desember turun 3,3% menjadi $59,00 per barel pada pukul 10.39 pagi di New York. Brent untuk pengiriman Januari turun 3,0% menjadi $63,20 per barel.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS